Thursday, May 16, 2019

Cara Menggunakan Panci Presto




Manfaat panci presto dalam proses masak-memasak di dapur sangatlah banyak. Baik dari segi kesehatan, ekonomi, kepraktisan, dan tentu saja, cita rasa masakan itu sendiri. Diantara manfaat panci istimewa ini adalah :

1.    Makanan lebih sehat.
2.    Kandungan gizi dan rasa masakan tetap terjaga.
3.    Lebih efisien dan hemat energy.
4.    Multifungsi.
5.    Perawatannya simple.

Sebelum menggunakan panci presto, periksa dahulu alat tersebut dengan cermat. Panci harus bersih luar dan dalam, tak ada sisa bekas makanan atau kotoran di tepi panci maupun tutupnya. Sebaiknya panci jangan sampai ada lekukan dan penyok, ataupun kerusakan lain. Periksalah gasketnya. Gasket harus dalam kondisi baik, jangan sampai ada yang retak atau rapuh. Jika ada bagian karet yang rusak langsung ganti. Gasket harus pas dengan ukuran tutup.

Adapun cara memasak menggunakan panci presto sebagai berikut.

1. Pertama-tama siapkan terlebih dulu panci presto kemudian buka bagian tutupnya, geser bagian pegangan dalam tutup menuju arah berlawanan jarum jam kemudian angkat. Setelah itu, isi memakai bahan masakan kemudian masukkan air.

2. Sesudah air dan bahan makanan dimasukkan pada panci, sesudah itu Anda bisa menutup kembali dengan cara memutar bagian pegangan tutup panci yang searah jarum jam. Dengan begitu letak pada pegangan tutup menjadi sejajar dengan bagian pegangan badan panci. Wajib diperhatikan, di mana gambar segitiga pada tutup panci mesti sama seperti gambar segitiga di gagang panci presto itu sendiri.

3. Kemudian tunggu hingga beberapa saat hingga air pada panci mendidih dengan tanda keluarnya suara yang mendesis panjang pada katup yang terletak di bagian atas tutup, lalu kecilkan api supaya masakan bisa matang secara merata lalu melunak. Pada saat tersebutlah, waktu memasak pun mulai dapat dihitung, umumnya untuk memasak daging ayam membutuhkan waktu 10-15 menit, memasak daging kerbau, sapi atau bebek selama 15-20 menit. Sementara ikan bandeng kira-kira 45 menit kurang. Akan tetapi, terkadang tiap panci presto sendiri memerlukan proses memasak dengan waktu yang bervariasi hal ini tergantung pada kualitas dari presto tersebut.

4. Anda harus mengikuti setiap petunjuk untuk cara memasak dengan panci presto dari resep atau koki agar bisa menentukan lamanya waktu memasak. Wajib diperhatikan juga di mana air pada panci tidak sampai habis sebab tak hanya menjadikan masakan cepat gosong melainkan juga bisa merusak panci tersebut.

5. Jika masakan telah dirasa sudah cukup matang, matikanlah api kemudian diamkan sampai 5 menit. Lalu miringkan bagian kutub besar yang terletak di bagian tengah panci dengan begitu bandul kecil pun turun menuju posisi semula. Jika Anda merasa yakin tak terdapat uap keluar dengan suara desain pun menghilang, sehingga bagian tutup pada panci presto bisa dibuka lalu dikeluarkan bagian isinya.

6. Hindari membuka bagian tutup panci jika belum mengeluarkan uap sisa yang terdapat pada panci, sebab uap bertekanan yang begitu panas bisa menyembur keluar sehingga bisa berbahaya. DI samping itu, menjadikan masakan pun lebih mudah hancur sebab tekanan pada uap yang telah keluar. Jika masakan tak matang sempurna, dengan begitu proses memasak pun bisa diulang dengan cara menutup bagian panci lalu menempatkannya di atas api yang menyala dan memulai lagi semuanya di awal.

No comments:

Post a Comment

Tentang Saya

       Perkenalkan nama saya Alfiana Eka Rakhmawati. Oleh teman-teman biasanya di panggil Alfi. Saya dilahirkan 17 tahun yang lalu tepat...