Saturday, March 9, 2019

Cara Menabung Versi Saya



Pasti sejak kecil kita sudah diajari untuk menabung bukan, ketika TK, SD masih ada buku tabungan di sekolah. Dan kita diberi jatah oleh orangtua uang untuk menabung dan uang untuk jajan. Jika seperti itu kita tidak perlu bingung-bingung untuk menyisihkan uang jajan. Di kasih uang jajan segini, ya itu lah yang di belikan. Terkadang juga masih kurang. Dan ketika di SMP mulai tidak ada buku tabungan di sekolah. Dan sejak SMP aku mulai menyisihkan uang jajan ku untuk aku tabung. Tidak ada lagi jatah untuk nabung dari orang tua. Hanya jatah uang jajan.

Waktu SMP aku itu ke sekolah naik sepeda, ketika teman-teman yang lain naik motor aku tetap konsisten naik sepeda. 3 tahun lo aku naik sepeda ke sekolah. Untung sekolah ku nggak jauh-jauh banget Cuma sekitar 20 menitan kalau naik sepeda. Jadi waktu SMP juga tidak perlu uang untuk membeli bensin. Uang jajan ku waktu SMP Cuma Rp 5000,- itupun juga nggak aku habiskan. Paling-paling aku cuma habis Rp 2000-3000 saja. Sisanya aku tabung. Karena waktu SMP belum fullday, jadi tetap sampai sabtu sekolahnya. Misalnya dalam sehari aku bisa mengumpulkan Rp 3000,- jadi kalau dikali 6 menjadi Rp 18.000,-. Aku seminggu bisa punya uang Rp 18.000. Dan waktu itu juga belum begitu mengenal media sosial jadi jarang banget beli kuota internet. Uang ku biasanya aku kumpulkan untuk beli baju, kalau nggak aku beli buat pulsa. Soalnya dulu masih sering banget sms jadi uang habis untuk beli pulsa. Tapi setidaknya aku bahagia karena bisa menabung dari sisa uang saku. Padahal kalau misalnya nggak aku buat beli apa-apa ya 1 bulan bisa dapat Rp 18.000 x 4 = Rp 72.000. Kalau 1 tahun berarti Rp 72.000 x 12 = Rp 864.000. Banyak juga ya. Tapi karena dulu aku belum punya rekening sendiri jadi aku mikirnya gini “Lebih baik uang yang aku kumpulkan segera aku belikan baju. Dari pada aku simpan di dompet malah aku buat beli pulsa” soalnya yang sering aku beli itu adalah baju. Mungkin kalau dulu aku sudah punya rekening akan aku tabung di BANK.

Dan ketika di SMA ini aku naik motor, jadi harus beli bensin tapi untungnya untuk beli bensin tetap uang orangtua ku. Kalau uang jajan sehari Rp 10.000,- aku juga bawa bekal jadi jarang beli jajan. Kalau beli jajan biasanya aku belikan Rp 3000 – 4000. Dan sekarang sudah mengenal banyak media sosial jadi harus beli kuota internet. Untuk aku jatahnya 1 minggu Rp 16.000 untuk beli kuota itu pun aku beli nya dengan uang saku yang aku kumpulkan. Sebenarnya di sekolah ada wifi tapi kadang kalau yang pakek banyak jadi lemot. Karena di rumah aku nggak pakek wifi jadi harus punya kuota internet. Kalau sekarang kan sudah fullday jadi cuma 5 hari sekolahnya. Jadi biasanya dalam 1 minggu aku cuma jajan di sekolah sekali saja. Misal Rp 10.000 x 4 = Rp 40.000. Rp 40.000 + Rp 6000 = Rp 46.000. Jadi sekarang dalam seminggu aku bisa terkumpul Rp 46.000 – Rp 16.000 (untuk beli kuota) = Rp 30.000. kalau 1 bulan berarti Rp 30.000 x 4 = Rp 120.000. Dan kalauu 1 tahun Rp 120.000 x 12 = 1.440.000 . Tapi nggak mungkin bisa terkumpul segitu pasti juga aku buat beli baju juga. Tapi karena sekarang aku sudah punya rekening jadi uang nya sebagian aku tabung deh. Kalau di tabung di BANK kan  lebih aman.

Wednesday, February 27, 2019

Review blibli.com



Blibli adalah sebuah aplikasi tempat belanja online. Blibli sedang booming untuk sekarang ini. Karena dengan adanya aplikasi blibli ini mempermudah orang-orang untuk belanja online. Barang apa pun yang ingin di beli pasti ada di Blibli. Juga di Blibli banyak flash sale jadi lebih hemat uang.

Harga barang yang dijual juga terjangkau tidak membuat kering kantong para pelajar. Seperti saya misalnya. Pasti para remaja lebih suka membeli barang secara online karena tidak perlu datang ke toko untuk membelinya. Hanya lewat handphone saja. Dan pasti nya para remaja mencari harga yang pas untuk mereka.

Di Blibli inilah tempat yang cocok. Juga dengan adanya fitur poin yang dapat di tukar dengan vocher akan menambah minat para pembeli. Apalagi juga gratis ongkir dan biaya cicilan 0%. Pasti nya semua kalangan akan senang berbelanja di Blibli.

Juga sekarang ada My Big Wish yang bisa memberi gaji tambahan 5 juta per bulan. Sungguh luar biasa bukan. Selain itu tanggal 22 Februari 2019 kemarin ada acara blogger gathering yang diadakan oleh Blibli. Saya di undang untuk mengikuti acara tersebut, tapi karena tempat nya sangat jauh jadi saya tidak mengikutinya tetapi saya tetap di kirimkan materi blogger gathering nya jadi walaupun saya tidak mengikuti acara nya secara langsung. Tapi saya tetap bisa mengetahui materi nya. Ini sangat bermanfaat sekali buat saya.

Juga sekarang yang lagi booming adalah mini cooper. Kita juga dapat membelinya di Blibli. Jika tertarik silahkan lihat harga mini cooper. Siapa sih yang nggak suka dengan mini cooper desain nya saja menarik pasti banyak yang menyukainya.



Saturday, February 16, 2019

Sekolah 5 Hari atau Sekolah 6 Hari



Kaget, ketika aku dengar berita bahwa ketika aku kelas 11 sekolah ku mulai fullday. Itulah yang terjadi sekitar 1 tahun yang lalu. Sebelum masuk SMA aku bersekolah di MTsN 2 Tulungagung karena siswa MTs jadi pulang nya setengah 2. Waktu itu aku sudah sangat merasa berat karena pulang nya setengah 2. Kemudian ketika masuk SMA sekolah ku SMAN 1 NGUNUT belum fullday. Aku kira pulangnya SMA itu jam 1 eh ternyata malah jam 2. Tapi aku tetap mencoba betah karena tidak beda jauh dengan waktu MTs.

Hari demi hari aku lalui seperti biasanya, seperti waktu MTs dulu, nggak pernah bawa bekal ke sekolah karena bisa beli roti di kantin. Ya, hanya roti bukan nasi karena waktu aku kelas 10 itu cuma makan roti bisa kenyang. Terkadang juga beli bakpau. Cuma itu-itu aja yang aku beli. Beli Mie dan nasi juga hanya beberapa kali. Nggak terlalu sering.

Kemudian ada kabar bahwa akan fullday. Waktu itu aku kaget banget sepertinya nggak akan kuat jika fullday. Sekolah sampai jam 2 saja udah nggak betah ingin segera pulang. Malah mau sampe setengah 4. Waktu itu benar-benar bingung kuat nggak ya aku fullday.

Namun, setelah benar-benar fullday dan telah melalui nya sekitar 1 bulan barulah terasa kalau fullday itu ternyata juga nggak seburuk yang aku kira. Aku juga tetap kuat walaupun pulang nya sore. Jadi semenjak fullday itu aku selalu bawa bekal dari rumah dan menjadi jarang ke kantin soalnya ketika istirahat pertama aku segera makan. Kalau kekantin dulu malah buang-buang waktu menurutku.

Dan karena fullday, jadi sabtu dan minggu libur. Jadi kalau nggak lagi ada tugas kelompok bisa istirahat di rumah 2 hari. Kalau dulu cuma 1 hari. Karena segala sesuatu itu jika dikerjakan dengan ikhlas pasti akan terasa mudah.

Alasan Memilih Jurusan IPA



IPA : Ilmu Pengetahuan Alam. Di dalamnya terfokuskan mempelajari pelajaran yang berbau hitungan. Dan karena itu aku memilih jurusan IPA. Karena aku lebih suka pelajaran yang berbau hitungan daripada pelajaran yang terlalu banyak bacaan. Sepertinya otak ku juga lebih senang untuk aku memahami materi bukan menghafal materi. Selain itu anak IPA juga sering melakukan praktikum yaitu praktikum kimia dan biologi. Aku juga sangat menyukai nya.

Apakah anak IPA tidak mempelajari materi yang banyak bacaan nya?     
Tentu saja tetap mempelajari nya, seperti contoh nya Biologi, Sejarah, Sosiologi dan yang lain nya. Biologi termasuk pelajaran pokok anak IPA. Jadi walaupun aku nggak terlalu suka menghafal materi tetapi aku tetap berusaha menghafal materi-materi tersebut. Karena, jika aku hanya memahami nya tanpa menghafalnya aku tidak akan bisa mengerjakan soalnya. Berbeda dengan Matematika, Fisika, Kimia yang butuh pemahaman untuk mempelajari rumus-rumus nya. Tetapi terkadang aku juga harus menghafal rumusnya, tetapi tidak sesulit menghafal materi-materi yang panjang.

Anak IPA identik dengan anak yang rajin?        Awalnya aku fikirnya juga gitu, jika aku bisa masuk IPA pastinya aku bisa memiliki teman-teman yang rajin-rajin. Tetapi ternyata tidak, kelas ku termasuk anak IPA rasa IPS. Nggak se rajin yang aku kira. Tapi aku juga nggak kecewa karena alasan ku memilih jurusan IPA karena aku suka hitungan bukan karena anaknya rajin. Juga nggak selalu ngumpulin tugas tepat waktu. Tapi kami selalu berusaha menjadi siswa yang baik. Dan kita juga sangat kompak dalam hal mengerjakan soal. 1 jawaban untuk satu kelas. Hehehe. Kita juga mengutamakan keadilan. Misalnya ada tugas kelompok, setiap ada tugas kelompok kita selalu meminta guru untuk memilihkan kelompok untuk kita. Terkadang kopyok an pakek kertas. Karena jika kelompoknya memilih sendiri menjadi tidak adil.

Perbedaan anak IPA dengan IPS.            
Ini pendapat ku, kalau di kelas, anak IPA itu juga bisa ramai, nggak selalu ngerjain PR juga. Solidaritas juga, tiap ada PR sering banget hampir 1 kelas jawaban nya sama. Kalau ada soal sulit pasti langsung browsing buka brainly. Tetapi yang membedakan nya ketika di luar kelas. Ketika di luar kelas sangat bisa dibedakan mana wajah-wajah anak IPA dan mana wajah-wajah anak IPS. Karena ketika anak IPA bertemu anak IPS, cenderung anak IPA lebih menjadi pendiam. Selain itu ketika belum waktu nya pulang, teman-teman ku juga tetap di kelas walaupun jam kosong. Beda dengan anak IPS yang terkadang pulang dulu ketika jam terakhir kosong.

Wednesday, February 13, 2019

Aku Ingin Sekali Mengikuti Pendidikan Di Luar Sekolah



Hai teman-teman semua. Percaya nggak sih selama ini aku belum pernah sama sekali mengikuti pendidikan di luar sekolah loh. Sebenarnya aku ingin sekali mencoba mengikuti nya. Akan tetapi di daerah ku mungkin jarang ada ataupun malah aku nya yang nggak tau. Soalnya dari sekolah juga nggak pernah ada info tentang pendidikan di luar sekolah.

Kalau aku berharap nya aku segera bisa mengikuti pendidikan di luar sekolah. Soalnya banyak manfaat nya. Bisa menambah wawasan juga. Bosan juga para pelajar jika cuma mengenal pelajaran di sekolah. Apalagi sekarang sudah fullday pulang nya sore sampai rumah udah lelah seharusnya istirahat tapi tetap harus belajar lagi apalagi kalau besoknya ulangan dan ada PR. Haduh, lelah banget kan. Jadi para pelajar itu sangat membutuhkan pendidikan di luar sekolah.

Guru ku bilang, sepintar-pintar nya orang jika tidak memiliki keterampilan maka akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Apalagi di zaman modern seperti sekarang ini. Semua menggunakan technology. Orang yang gaptek ya akan ketinggalan zaman. Semua juga bisa dilakukan lewat HP. Maka dari itu manusia nya juga harus hebat. Harus bisa melebihi technology-technology itu. Caranya dengan mengikuti pendidikan di luar sekolah.

Sebenarnya aku juga suka dalam bidang technology. Di SMA ini aku mengikuti ekstrakurikuler technology. Sejak kelas 10 aku ingin sekali belajar html tetapi karena tidak ada yang mengajari akhirnya aku belajar sendiri. Dan hasilnya aku belum maksimal bisa. Sebenarnya ada tempat kursus yang bisa mengajari kita namanya DUMET School. Disana kita bisa kursus website, digital marketing, desain grafis, video editing, mobile apps. Namun tempat nya jauh banget dari tempat ku. Tempat kursus nya itu di Jakarta sedangkan aku di Tulungagung. Jauh banget kan. Jadi nggak bisa kursus di tempat itu. Tapi tempat kursus ini sangat membantu para orang-orang yang ingin belajar technology secara mendalam loh.

Andaikan saja 1 bulan sekali atau 1 bulan 2 kali diadakan pendidikan di luar sekolah di daerah ku, pasti semua pelajar akan menjadi pelajar yang terampil. Akan menjadi pelajar yang hebat. Mereka akan menjadi remaja yang kreatif yang bisa membanggakan orangtua mereka. Karena dengan memiliki jiwa kreatif dan terampil, kita bisa mencoba dan memulai membuat suatu hal yang baru.

Kalau aku, karena aku sangat suka menulis jadi aku berharap nya di daerah ku ada pendidikan kepenulisan. Jadi yang memiliki cita-cita menjadi penulis bisa mengembangkan bakat nya dengan mengikuti pendidikan di luar sekolah tersebut. Karena selama aku sekolah sampai SMA ini kayaknya belum pernah diajarin oleh guru cara menulis buku yang baik dan benar. Maka dari itu aku sangat ingin mengikuti pendidikan di luar sekolah. Lebih tepat nya untuk mengembangkan hobi menulis saya.

Berkreasi Sejak Remaja



Aku pernah berfikir. Mengapa aku tidak mencoba berkreasi sejak remaja. Jika itu berhasil aku juga yang merasakan hasilnya. Tetapi terkadang mencoba berkreasi membuat suatu hal yang baru itu juga sulit. Apalagi remaja seperti aku, hanya bisa berkhayal namun belum bisa mewujudkan nya.

Ketika di instagram banyak artis-artis yang memiliki produk sendiri. Terkadang aku ingin sekali seperti mereka. Aku juga ingin memiliki produk sendiri. Seperti sepatu contoh nya. Aku juga suka banget beli sepatu. Jadi aku sering berkhayal andaikan aku bisa seperti mereka memiliki produk sendiri pasti aku bahagia sekali. Juga desain nya dari kreasiku sendiri.

Semoga suatu saat kreasiku ini bisa menjadi bisnis ku kelak ketika aku dewasa nanti. Apalagi sekarang juga banyak tempat jual beli barang-barang online. Seperti blibli salah satu nya. Aku bisa menjual produk ku di blibli.

Berkhayal tanpa berkreasi itu akan jarang berhasil. Maka dari itu aku akan mengembangkan kreasiku ini untuk membuat desain sepatu untuk produk ku sendiri. Aku itu suka nya sepatu yang bertali tapi bisa langsung di pakek tanpa harus menalikan dulu. Jadi tali nya itu sudah gandeng di sepatu.
Juga selain ingin ku jual online di blibli, aku juga ingin membuat toko sendiri untuk produk sepatu ku itu. Jadi bagi yang ingin membeli nya juga bisa langsung datang ke toko. Jika malas datang ke toko bisa lewat online.

Seperti nya aku terlalu berkhayal. Tapi apa salahnya berkhayal jika di imbangi dengan berkreasi, berusaha dan berdoa. Siapa tahu bisa berhasil khayalan bisnis ku itu.

Selain sepatu aku juga ingin memiliki distro sendiri. Jadi produk nya itu yang aku jual bukan produk ku sendiri. Yang akan aku jual seperti gamis dan hijab. Kalau yang ini aku sering juga lihat di instagram rata-rata distro di sekitar daerah ku itu menjual baju-baju sehari-hari yang digunakan tanpa hijab. Jadi aku ingin menjual produk-produk baju-baju seperti gamis dan hijab. Atau baju-baju casual yang dipadukan dengan hijab.

Jadi aku itu ingin toko nya bersebelahan antara toko sepatu dan distro baju nya. Jadi yang mau belanja bisa beli baju sekaligus sepatu nya. Selain itu pasti aku jual juga di blibli. Kalau untuk gamis dan hijab nya kayak nya aku belum ada niat untuk membuat produk sendiri. Hanya menjual saja.

Kalau ada gamis, hijab, sepatu kurang lengkap jika tidak ada tas. Jadi semoga bisa sekalian sama tas nya. Haha kok ngayal nya ketinggian ya aku. Tapi nggak papa lah. Masih remaja banyakin ngayal, banyakin kreasi biar pas dewasa bisa terwujud bisnis nya. Entah kenapa ya aku ingin sekali suatu saat nanti memiliki bisnis tersebut. Rasa nya senang banget kalau bisa terwujud apalagi produk ku sendiri. Terus dijual di toko sama dijual online lewat blibli. Semoga bisnis itu bisa terwujud. Kalau tas semoga juga bisa produk ku sendiri.

Jadi semoga nanti ketika aku dewasa aku bisa memiliki bisnis tersebut. Awalnya aku akan merintis nya untuk membuat distro baju gamis dan hijab nya. Jika sudah mendapatkan hasilnya, baru lah aku mulai merintis untuk membuat produk sepatu dan tas. Semoga bisa tercapai. Jadi aku juga harus berkreasi untuk membuat desain sepatu dan tas nya.

Friday, February 8, 2019

Tips Nge-Blog Bagi Pelajar Yang Sibuk


     

     Aku juga seorang pelajar yang sangat sibuk. Bukan nya sok sibuk. Tetapi di kelas 11 semester 2 ini tugas yang diberikan guru melebihi waktu semester 1. Jika tugas individu bisa cepat aku selesaikan. Tetapi ini tugas kelompok. Jadi kerjanya harus bareng teman-teman dan juga harus atur waktu agar semua bisa diajak kelompok. Apalagi karena tugas kelompok yang banyak dan kelompoknya beda-beda jadi semakin membuat sibuk. Dan aku akan memberikan beberapa tips.

1.Waktu di sekolah, fokuslah belajar.
Mungkin ketika di sekolah kalian terus kepikiran tentang blog kalian. Kalian bingung mau nulis apa. Terus jadi nggak fokus belajarnya. Jangan sampai kalian melakukan itu semua karena bisa merusak konsentrasi belajar. Apalagi kalau yang kalian pikir cuma nulis blog buat dapat uang pasti tambah nggak fokus lagi. Karena aku pernah kayak gitu. Senang banget karena menjadi blogger terus pas di sekolah cuma mikirin blog dan nggak fokus sama belajar nya. Kemudian entah kenapa aku tersadar kalau yang aku lakukan ini salah. Seharus nya kalau waktu nya sekolah ya sekolah. Karena sudah aku atur jadwal antara nge blog dan sekolah. Jadi karena tugas utama seorang pelajar adalah belajar, maka kalian harus tetap fokus belajar ketika di sekolah.

2.Atur jadwal untuk nulis blog.
Atur jadwal nulis blog adalah suatu keharusan. Jika tidak kita atur, maka akan berbenturan dengan tugas yang lain. Kalau aku jadwalnya nge blog antara malam sabtu sampai hari minggu. Karena hari sabtu aku libur, jadi malam sabtu aku mulai nulis blog. Jika aku tunda-tunda nunggu pagi hari, takut nya malah ada tugas kelompok mendadak, jadi ketika sudah jadwalnya aku segera melakukan nya. Jadi kalau sudah menyelesaikan blog yang kita harapkan, kita bisa mengerjakan tugas sekolah. Kalau untuk sekarang aku menjadwalkan 1 minggu 3 postingan.

3.Tetap jaga kesehatan.
Ini juga sangat lah penting. Walaupun kita harus bekerja keras dengan nge blog tetapi jangan sampai lupa makan. Kita harus tetap makan tepat waktu. Jika kita lupa makan kemudian sakit, maka kita tidak bisa nge blog untuk beberapa hari dan juga tidak bisa masuk sekolah. Sangat di sayangkan bukan, 2 prioritas kita harus terbengkalai karena kita sakit. Maka dari itu untuk kalian walaupun sekolah nya pulang nya sampe malem-malem juga karena tugas kelompok atau les atau lain nya pokoknya tetap jaga kesehatan.

Mengapa Tidak Semua Blogger Mencapai Kesuksesan Yang Sama

   

     Terkadang pasti kita mikir, mereka yang baru jadi blogger kok sudah sukses banget. Sedangkan kita yang sudah lama menjadi blogger pendapatan nya cuma sedikit aja. Mengapa begitu? Bisa jadi karena usaha yang mereka lakukan lebih besar daripada yang kita lakukan. Saya sendiri pun masih blogger pemula yang belum dapat apa-apa. tetapi saya akan bercerita tentang pemikiran saya.

     Jadi yang pertama itu, mungkin usaha yang mereka lakukan lebih besar dari usaha yang kita lakukan. Karena kita juga tidak pernah tahu usaha mereka. Mungkin saja mereka 1 hari buat 3 postingan atau lebih. Jadi waktu nya istirahat juga tersita banyak. Seharus nya untuk istirahat tetapi malah digunakan untuk nulis blog. Itu juga merupakan sebuah usaha.

     Yang kedua mungkin tulisan yang mereka tulis sangat berbobot jadi banyak di cari orang. Maka banyak yang membuka blog nya. Karena pada dasarnya menulis itu tidak hanya cuma ngetik saja. Dalam tulisan nya harus mengandung  banyak manfaat karena dibaca oleh banyak orang. Jadi sekarang kita harus meningkat kan bobot dalam tulisan kita jadi bisa memperoleh banyak pengunjung.

     Yang ketiga bisa jadi karena mereka siang malam selalu berdoa semoga mereka bisa sukses dengan dunia blog. Sedangkan kita mungkin berdoa hanya ketika sangat-sangat dalam keadaan terpuruk. Jika sedang diatas kita lupa untuk berdoa. Dan mereka para orang sukses pasti setiap saat tidak lupa untuk berdoa.

Pentingnya Sertifikat Dan Sertifikat Yang Aku Punya

   

     Dulu waktu masih SD dan MTs, banyak yang bilang sertifikat itu penting buat ngelanjutin sekolah. Semakin banyak sertifikat yang kita punya, semakin mudah kita buat cari sekolah. Waktu SD aku belum pernah sama sekali mendapatkan sertifikat. Juga waktu masuk ke MTs, aku pakek jalur try out jadi nggak butuh sertifikat ataupun yang lain nya. Nilai UN pun juga cuma buat pelengkap. Kemudian waktu MTs aku mulai mengikuti olimpiade matematika. Hanya berhenti sampai babak penyisihan. Soalnya lawan nya juga pintar-pintar jadi belum bisa sampai semi final udah nggak lolos. Kemudian ikut try out di MAN 2 juga mendapat sertifikat peserta try out. Kemudian ketika akan melanjutkan sekolah, aku bingung antara ke SMA atau ke MAN. Kalau di MAN jauh dari rumah ku, tapi peluang nya aku di terima lebih besar. Sedangkan di SMA nggak sejauh di MAN tetapi peluang diterimanya lebih sulit. Kemudian ketika ada pendaftaran di MAN, aku juga ikut daftar. Aku lewat jalur prestasi dan harus melampirkan sertifikat jika punya. Aku ambil nya jurusan IPA dan aku melampirkan sertifikat olimpiade matematika itu. Dan mungkin karena nilai ku raport yang bagus adalah bidang agama, aku malah masuk di jurusan Agama. Karena tidak sesuai keinginan ku akhirnya aku gugurkan yang di MAN.

     Kemudian pendaftaran di SMA. Kalau di SMA aku lewat nilai UN. Tanpa melampirkan sertifikat. Dan alhamduulillah aku di terima. Kemudian di SMA, waktu kelas 10 aku mulai suka dengan dunia menulis. Aku mengikuti banyak event-evennt menulis dan mendapat banyak e-sertifikat. Kemudian aku print sendiri. Kalau menurut ku sertifikat itu bentuk pengapresiasian kepada diri kita sendiri bahwa kita mampu mengikuti event tersebut. Mungkin banyak yang tidak peduli dengan sertifikat. Tetapi tidak dengan ku. Aku sangat senang untuk mengumpulkan sertifikat. Karena dengan begitu aku bisa lebih semangat lagi untuk menulis. Dan orang tua ku juga bangga karena aku bisa mengumpulkan sertifikat. Walaupun belum ada yang menang tetapi setidaknya aku bahagia karena aku berani mencoba. Kemudian waktu kelas 11 aku mengikuti olimpiade matematika lagi dan ikut karya tulis ilmiah. Untuk yang olimpiade nya aku belum bisa lolos lagi. Tapi juga dapat sertifikat. Kalau yang karya tulis sifatnya tim dan kita lolos di semi final. Tetapi hanya sampai semi final. Tetapi aku sudah bersyukur banget. Sebuah penghargaan tersendiri buat ku. Jadi menurut ku sertifikat itu sanget penting agar kita lebih semangat lagi untuk meraihnya.

Friday, February 1, 2019

Kehidupan Seorang Blogger



     Kehidupan seorang blogger tidak berbeda jauh dari kehidupan orang-orang lain nya. Seorang blogger juga makan nasi, juga sekoalah, juga tidur. Yang membedakan mungkin karena profesi nya sebagai blogger. Maka seorang blogger akan menghabiskan banyak waktu nya untuk di depan laptop menulis apa yang akan di post nya. Jika mereka lelah, mereka juga akan meninggalkan sejenak pekerjaan nya itu. Mungkin ada yang menjadikan profesi sebagai blogger itu untuk mencari penghasilan. Mungkin juga ada yang menjadikan nya untuk hiburan. Karena menurut saya dengan menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan itu sangat membuat otak kita terhibur. Jika kita memiliki inspirasi tetapi tidak kita tuliskan, maka otak akan menyimpan sendiri inspirasi itu. Dan semakin banyak inspirasi yang kita simpan di otak pasti otak juga akan merasa lelah. Oleh karena itu saya menuangkan inspirasi yang ada di otak saya dengan menuliskan nya di blog.

     Menjadi blogger butuh ketekunan. Jika kita tidak tekun menulis maka kita akan berhenti di tengah jalan. Padahal menulis itu sangat membahagiakan diri kita. Tetapi blogger seperti saya, mungkin kalau di suruh untuk nulis blog akan sangat lancar sekali menuangkan ide-ide nya. Tetapi ketika di sekolah, ketika ada pelajaran Bahasa Indonesia atau ada soal yang bisa dijawab dengan nalar, maka saya juga masih kesusahan. Ya itulah kehidupan nya seorang blogger. Ketika menulis untuk nge blog sangat lancar tapi ketika menuliskan jawaban secara nalar kadang kesusahan. Karena semua itu butuh proses. Apalagi seperti saya. Saya mengembangkan penulisan saya untuk menulis blog, cerpen dan novel. Untuk yang lain nya saya masih merasa kesulitan. Terkadang ada yang menganggap bahwa seorang blogger itu pasti pintar membuat karangan. Tetapi tidak untuk saya. Saya hanya mengarang sesuatu untuk hal-hal tertentu saja. Dan juga seorang blogger akan lebih mengisi waktu-waktu luang nya untuk kegiatan yang berkaitan dengan blog. Mungkin traveller untuk traveller blogger. Atau mungkin belajar make up untuk beauty blogger. Kalau saya lifestyle blogger jadi waktu luang saya gunakan untuk memikirkan judul tulisan. Hehehe.

3 Hal Yang Aku Perjuangkan Sebagai Blogger



1. Menyisihkan Uang Untuk Membeli Domain.
Ini benar-benar pengorbanan banget. Aku menyisihkan uang jajan ku untuk membeli domain. Dan kalian pasti tahu kan, harga domain itu mahal-mahal banget. Aku juga nggak berani minta uang ke orangtua karena orangtua ku juga nggak ngerti apa itu domain jadi pasti nya kalau aku terangin panjang lebar juga tetap nggak ngerti. Jadi kalau minta uang buat beli domain pasti juga nggak boleh. Jadi aku berusaha sendiri menyisihkan uang jajan ku untuk beli domain. Dan waktu itu yang aku beli domain nya harga nya sangat-sangat. Sangat-sangat murah ya. Cuma 14 ribu an loh. Waktu itu ada promo dari hostinger. Bayangin aja Cuma bayar 14 ribu untuk beli domain. Untuk satu tahun itu. Alhamdulillah banget nemu domain yang murah. Mungkin kalau waktu itu aku nggak jadi beli domain, blog ku nggak akan di approve google adsense. Untung saja aku jadi beli. Waktu itu aku bingung nya waktu mau transfer. Soalnya waktu itu aku belum punya rekening sendiri terus mau transfer pakek punya ibu juga nggak boleh. Untung pakek punya tante ku dibolehin. Juga waktu itu aku lagi UAS jadi berangkat nya agak siang jadi sebelum berangkat sekolah aku ke ATM dulu transfer uang.

2. Mencari Inspirasi Sebanyak-Banyak Nya.
Ini juga sangat-sangat perjuangan banget. Karena sebelumnya aku nggak pernah dibuat bingung untuk cari inspirasi untuk nulis blog. Dan semenjak menjadi blogger, aku harus pintar-pintar cari inspirasi agar bisa post banyak. Kadang aku dapat inspirasi nya dari teman, kadang juga browsing-browsing terus nemu inspirasi deh.

3. Meluangkan Waktu Istirahat Untuk Nulis Blog.
Karena sekolah ku fullday jadi hari sabtu nya libur. Jadi sabtu-minggu sebenarnya jadwalnya aku istirahat. Tapi sekarang ketika libur aku harus nulis blog. Karena blog adala prioritasku. Karena menjadi blogger adalah pekerjaan ku untuk saat ini. Karena waktu yang pas untuk nulis adalah hari libur, aku harus meluangkan waktu istirahat ku untuk menulis blog. Terkadang juga lelah banget jika harus terus-terusan ngetik di laptop. Tapi kalau ingat kalau ini kerja, aku jadi tambah semangat lagi. Mereka yang diluar sana kerja berat saja tetap semangat. Masa aku Cuma duduk terus nulis aja ngeluh.

Teman, Musuh, Mantan



     Hallo kakak-kakak, adik-adik dan teman-teman semua. Kali ini saya mau bahas tentang Teman, Musuh, dan Mantan. Jadi hari ini itu saya ingin banget nulis terus bingung mau nulis apa. Kemudian saya tanya sama teman saya buat kasih tantangan ke saya. Terus dia kasih tantangan buat nulis tentang Teman, Musuh, dan Mantan. Jadi kali ini saya akan membahasnya satu persatu menurut pemikiran saya.

1. Teman.
Pasti teman-teman, kakak-kakak, dan adik-adik semua mempunyai banyak teman bukan. Baik teman main, maupun teman sekolah. Baik yang dekat ataupun tidak. Setiap manusia akan kesepian jika tidak memiliki teman. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Jadi kita sangat membutuhkan teman untuk membantu kita, menemani kita dan lain nya. Teman merupakan orang yang special di dalam hidup saya. Mereka yang selalu menyemangati saya ketika dalam keadaan apa pun. Mereka sudah seperti keluarga saya sendiri. Karena mereka, saya bisa bahagia. Karena mereka, saya bisa lebih semangat lagi untuk meraih segala sesuatu yang ingin saya capai. Tanpa teman saya tidak bisa menjadi seperti ini. Tanpa mereka saya akan menjadi manusia lemah. Dengan ada nya mereka saya semakin menjadi orang yang kuat dalam keadaan apa pun. Terimakasih buat kalian semua yang pernah menjadi teman saya.

2. Musuh.
Mungkin ada beberapa orang yang pernah punya musuh. Baik itu musuh dalam hal pekerjaan, pelajaran, popularitas atau kehidupan sehari-hari. Yang saya maksud disini bukan musuh dalam hal kejahatan. Yang saya maksud orang yang pernah tidak suka dengan diri kita. Menurut saya orang yang pernah punya musuh itu termasuk orang yang hebat. Karena dia bisa mengatasi masalah nya dengan orang lain. Maksud saya begini, mereka yang pernah punya musuh pasti pernah mengalami konflik dengan orang itu. Dan mereka berusaha menyelesaikan konflik itu. Itu benar-benar hebat. Kalau saya pertama kali punya musuh itu ketika SD. Tetapi bukan musuh dalam hal pelajaran. Jadi bukan karena saingan tetapi karena teman-teman saya menganggap saya itu berubah. Dan mulai dari situ saya menjadi agak bermusuhan dengan dia. Tetapi karena saya mulai sadar bahwa kita ini teman. Saya terus bersikap baik kepada nya hingga pada akhirnya mereka yang memusuhi saya kembali baik pada saya.

Nb: yang saya maksud musuh disini adalah orang yang tidak suka dengan kita. Sejenis haters.

3. Mantan.
Menurut kebanyakan orang, mantan adalah orang yang pernah memiliki hubungan dengan kita kemudian sudah tidak berhubungan lagi. Seperti contoh nya mantan pacar dan mantan suami. Apakah ada mantan teman? Mungkin menurut beberapa orang adalah ada. Dan disini tidak akan saya bahas panjang lebar. Karena apa? karena saya tidak punya mantan.

Sekian dan terimakasih. Kalau ada salah kata mohon dimaafkan. Dan tolong dibenahi, komen dibawah ya.

Tentang Saya



       Perkenalkan nama saya Alfiana Eka Rakhmawati. Oleh teman-teman biasanya di panggil Alfi. Saya dilahirkan 17 tahun yang lalu tepatnya di Tulungagung pada 24 Desember 2001. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Sekarang saya kelas 11 di SMA Negeri 1 Ngunut-Tulungagung. Di sekolah, saya mengambil jurusan IPA. Mengapa begitu? Karena saya lebih suka belajar rumus-rumus daripada menghafal materi. Karena jika disuruh mengahafal materi saya sangat kurang berminat.

       Dan baru-baru ini saya sangat suka menulis, sekitar satu tahunan. Dan untuk menambah pengalaman menulis, saya sering mengikuti event-event lomba menulis. Walaupun belum pernah menang sih. Tapi setidaknya walaupun saya Cuma peserta tetapi saya dapat e-sertifikat. Jadi bisa mengapresiasi diri saya sendiri agar tetap semangat menulis. Juga dengan menjadi blogger saya menjadi tambah semangat lagi menulis. Walaupun saya masih pelajar SMA, tetapi saya memiliki semangat yang tinggi. Agar suatu saat nanti saya bisa menjadi seorang penulis yang menginspirasi banyak orang.

Jika ingin menghubungi saya bisa lewat email saya alfianaeka34@gmail.com atau instagram saya @alfiana__er

Friday, January 25, 2019

Memulai Bisnis Sejak Remaja

   

     Masa remaja adalah masa-masa terindah sebelum kita dewasa. Dan di tahun 2019 ini aku sudah genap berusia 17 tahun. Lebih tepat nya aku genap berusia 17 tahun pada desember lalu. Dan di tahun 2019 ini aku ingin fokus belajar untuk meraih cita-cita ku dan juga ingin berbisnis. Tetapi aku masih agak bingung bisnis apa yang cocok untukku? Sedangkan aku itu tipe orang yang sangat malas untuk melakukan sesuatu yang tidak pasti hasilnya. Kenapa begitu? Karena menurut ku, aku juga harus fokus sekolah dulu. Karena sekolah nomor 1 agar bisa membahagiakan orangtua ku dengan ilmu yang aku miliki. Tetapi tidak salah jika ada remaja yang mau berbisnis. Itu sangat bagus. Kalau dapat uang bisa buat bantu orang tua. Itung-itung buat jajan. Tapi aku juga ingin sekali berbisnis di tahun 2019 ini. Dan aku memutuskan bisnis di tahun 2019 ini adalah menjadi blogger. Karena aku baru browsing ternyata menjadi seorang blogger itu juga termasuk sebuah bisnis.


Untuk para remaja yang hobi menulis, aku sangat merekomendasikan kalian menjadi seorang blogger.

     Karena dengan nge blog kita juga bisa mendapatkan uang jika kita sudah menjadi publisher google adsense. Tapi kalau pengalaman ku blog kita tidak bisa langsung diterima oleh google adsense dalam waktu dekat. Blog ku diterima google adsense sekitar setelah 10 bulan aku membuat blog dan menunggu sekitar hampir 2 bulan untuk diterima. Karena aku sampai ditolak 6 kali oleh google adsense. Sampai akhirnya sekarang aku sudah menjadi publisher google adsense. Sebenarnya menjadi blogger itu bisa disebut mudah juga bisa disebut sulit. Mudah jika dilakukan dengan niat dan sulit jika dilakukan karena keterpaksaan. Tetapi aku sudah mempunyai tekad untuk bisnis di tahun 2019 walaupun cuma menjadi seorang blogger. Tetapi setidaknya aku sudah memulai bisnis sejak remaja. Karena dengan menjadi blogger kita bisa menulis kapan pun dan dimanapun. Kalau untuk bisnis online shop atau lain nya aku kurang tertarik. Karena untuk saat ini aku mulai suka banget sama nulis.  Dan aku juga berharap suatu saat aku bisa menerbitkan sebuah buku hasil karya ku.

     Aku sangat berharap aku bisa konsisten bisnis menjadi blogger di tahun 2019 ini. Dengan mengikuti lomba blog yang diadakan oleh Ralali ini, aku juga ingin agar blog ku memiliki banyak tulisan dan semoga juga banyak yang baca. Juga agar bisa dapat uang yang banyak. Hehehe. Mungkin jika aku tidak mengikuti kompetisi blog dari Ralali ini, aku tidak akan pernah tahu bahwa menjadi blogger adalah sebuah bisnis. Dan entah kenapa aku juga tertarik banget mengikuti kompetisi ini. Padahal biasanya kalau ada kompetisi blog kadang aku males ikut. Soalnya banyak tugas-tugas sekolah yang numpuk. Tapi sekarang walaupun banyak tugas sekolah juga. Aku tetap mengikuti kompetisi ini. Karena aku sangat tertarik dengan kompetisi ini. Dan aku ingin berbagi cerita tentang bisnis di tahun 2019. Karena semenjak aku suka nulis aku sangat berharap menjadi blogger adalah sebuah pekerjaan ku. Jadi aku merintis nya sejak remaja. Walaupun aku harus sedikit menyisihkan waktu belajar ku untuk menulis. Tapi setidaknya aku sangat bahagia dengan menjadi blogger. Aku menjadi memiliki banyak teman di instagram. Tapi rata-rata mereka sudah dewasa. Tapi aku malah bahagia, karena bisa menjadi panutan ku agar aku lebih semangat lagi untuk nge blog. Aku yang awal nya sama sekali tidak tahu tentang blog. Akhirnya sekarang sedikit demi sedikit mulai menguasai dunia blog. Dan aku sangat berniat untuk bisnis di tahun 2019 dengan menjadi blogger.

Saturday, January 19, 2019

Blog Kalian Belum Di Approve Google Adsense?


Untuk kakak-kakak dan adik-adik di luar sana yang mungkin blog nya belum di approve google adsense, jangan sedih. Jangan pernah menyerah, jangan putus asa. Tetaplah nulis blog. Aku sudah pernah mengalami gimana rasanya menunggu email dari google adsense untuk mengetahui kabar blog ku. Blog ku ini sudah berusia sekitar 10 bulan. Jadi aku 10 bulan memiliki blog dan masih sekitar 2 bulan konsisten nulis blog dan Alhamdulillah sudah di approve google adsense. Pokoknya harus tetap sabar. Tetap berdoa agar segera di approve. Jika belum di approve berarti ada beberapa masalah yang harus diperbaiki. Aku 6 kali ditolak google adsense. Tidak hanya 2 kali atau 3 kali. Tapi 6 kali. Tapi aku tetap sabar menunggu dan tetap berdoa walaupun kadang merasa nyerah. Kadang juga minder. Tapi yakin lah pasti suatu saat blog kalian akan di approve jika sudah tidak ada masalah yang harus diperbaiki. Pokoknya terus lah diperbaiki agar blog nya segera di approve dan segera menampilkan iklan dan bisa menghasilkan uang. Semangat terus yang lagi nunggu blog nya di approve. Semoga segera di approve ya. 

6 Kali Ditolak Google Adsense Dan Akhirnya Diterima




Aku mulai membuat blog kalau nggak salah maret 2018. Pada awalnya memang niat ku membuat blog itu agar bisa memperoleh penghasilan. Karena pada waktu itu aku cari di google yang bisa dapat uang dari adsense adalah youtube dan blog. Ketika tahu bisa memperoleh uang yang banyak, aku langsung tergiur. Pada waktu itu aku masih kelas 1 SMA. Tanpa berpikir panjang awalnya aku langsung buat channel youtube dan aku daftarin di google adsense. Dan Alhamdulillah sudah terdaftar google adsense. Aku lupa nunggu nya berapa lama. Tapi karena aku nggak bisa buat konten jadi channel ku aku tutup. Kemudian sekitar novemeber atau desember aku mengikuti tantangan nulis 30 hari yang di adakan oleh blogger perempuan network. Mulai dari itu aku menjadi konsisten lagi nulis blog setelah beberapa bulan vakum. Dan aku mulai browsing lagi cara agar blog dapat menghasilkan uang. Dan aku menemukan nya. Aku harus mendaftarkan blog ku itu di google adsense.

Awalnya aku coba beberapa kali tetap nggak bisa aku daftarin. Domain nya yang bermasalah. Awalnya aku sama sekali tidak mengerti dengan masalah itu. Aku pun tidak mengetahui apa itu domain. Aku kira itu yang bermasalah google adsense nya jadi aku buat google adsense lagi dengan email yang berbeda. Tetapi malah tidak bisa aktif google adsense nya. Kemudian aku browsing “apa itu domain” dan ternyata domain itu link di blog kita. Waktu itu aku masih pakek domain .blogspot.com dan itu lah yang membuat bermasalah. Kemudian aku mencari domain yang gratis. Ketemu sih tapi tidak bisa di pasang di blog ku. Kemudian keesokan hari nya aku coba cari lagi dan sedang ada promo di hostinger. Kemudian aku lihat-lihat dan aku cari yang murah dan akhirnya aku beli domain yang .website kalau yang .com mahal jadi pilih yang murah dulu. Soalnya juga masih percobaan. Waktu itu harga nya Cuma sekitar Rp 14.000. setelah aku transfer uang nya segera aku cari tutorial pasang domain untuk blog. Tapi awalnya gagal akhirnya aku kirim pesan email ke costumer service nya hostinger. Alhamdulillah di bantu dan akhirnya domain ku sudah berganti menjadi www.alfianaeka.website .

Setelah domain ku ganti aku segera mendaftarkan lagi dengan google adsense. Yang pertama nunggu nya lama banget pokoknya. Juga aku browsing ternyata banyak juga yang nunggu nya lama. Aku masih sangat-sangat sabar menunggu dan kemudian dapat email upgrade akun adsense di tolak lah intinya. Kemudian aku perbaiki lagi karena ada beberapa masalah dan harus nunggu lagi. Itu masih 2 kali. Dan sampai 4 kali masih di tolak. Waktu itu aku sampai putus harapan. Udah nggak yakin kalau blog ku bisa di terima google adsense. Tetapi ketika dapat email penolakan tetap aku benahi. Dan sampai 6 kali. Yang ke enam beberapa hari yang lalu. Kemudian tadi malam tiba-tiba ada notif email dan ternyata dari google adsense. Segera aku buka dan ternyata upgrade akun nya di setujui. Dan aku sudah bisa menampilkan iklan di blog ku. Aku sangat bahagia dan segera memberitahu ibu ku. Aku sangat bersyukur sekali. Benar-benar nggak nyangka banget. Jadi sekarang aku tambah suka nge blog. Karena nge blog sudah menjadi pekerjaan ku. Pokoknya bahagia banget. Ini juga salah satu resolusi di tahun 2019 dan sudah terkabul. Di umur 17 tahun aku mulai bekerja dengan nge blog. Aku sangat bersyukur sekali.

Monday, January 7, 2019

5 Buah Favorit

Sebenarnya aku itu tipe orang yang tidak begitu suka dengan buah. Padahal buah kan sangat baik buat tubuh. Tapi ada beberapa buah yang aku suka. Berikut 5 buah favorit aku.

1. Apel
Aku suka sama buah apel itu sejak kecil. Pokoknya suka banget. Padahal dulu waktu kecil jarang banget makan buah soalnya aku nggak terlalu suka sama buah. Tapi kalau sama buah apel di belikan berapa pun pasti juga akan aku makan.

2. Mangga
Kalau buah mangga juga sejak kecil aku suka nya. Tapi tidak semua mangga aku suka. Kan buah mangga itu macam nya banyak. Juga kalau belum begitu matang aku kurang suka. Jadi aku suka nya dengan mangga yang sudah sangat matang.

3. Buah Naga
Kalau buah naga aku baru-baru ini suka nya. Dulu nggak pernah kenal sama yang nama nya buah naga. Terus adik ku yang mulai suka sama buah naga. Kalau lagi minta buah dia selalu minta di belikan buah naga. Awalnya aku nggak mau coba, tetapi akhirnya aku coba dan ternyata enak banget. Terus ibu ku juga menanam nya di rumah. Jadi kalau sudah berbuah terus sudah matang pasti yang makan aku sama adik ku. Ternyata enak banget. Suka banget aku.

4. Semangka
Kalau semangka juga dari kecil suka nya. Karena dari kecil sering makan semangka jadi suka.

5. Rambutan
Begitupun dengan rambutan. Aku juga sudah menyukai rambutan sejak kecil.

Aku itu bukan orang yang menyukai buah-buah yang mahal-mahal. Aku suka nya buah yang tidak asing bagi ku. Kalau pun dibeli kan kayak alpukad atau durian pasti juga nggak akan aku makan karena aku nggak begitu suka.

Saturday, January 5, 2019

Awal Tahun 2019

Sekarang masih bulan Januari. Awal tahun banget ya kan. Dan di awal tahun ini aku mau memulai dengan hal-hal yang baik agar kelanjutan nya terus baik. Hal-hal yang baik versi aku itu contoh nya belajar yang rajin agar memperoleh nilai yang bagus, membuat jadwal untuk nge blog agar blog ku ada isinya. Hihihi. Soalnya aku itu sulit banget buat bagi waktu antara nge blog dan ngerjain tugas sekolah. Jadi harus buat jadwal agar bisa nge blog. Terus juga harus di perbaiki lagi yang dulu perilaku jelek-jelek. Agar bisa menjadi lebih baik lagi.

Untuk belajar yang rajin, di awal tahun ini aku harus mendengarkan penjelasan guru dengan baik. Karena apa, jika penjelasan guru tidak aku dengarkan akhirnya aku tidak paham. Kan jika tidak paham maka di rumah pun mau belajar, mau mengerjakan tugas jadi males. Juga nanti kalau ulangan jadi dapat nilai jelek. Soalnya dulu tahun 2018 kalau aku sedang nggak suka sama guru nya waktu diterangin cuma aku lihat aja. Tapi nggak bisa konsentrasi akhirnya tetap nggak bisa. Jadi karena sekarang sudah mulai masuk sekolah harus aku rubah semuanya agar berjalan sesuai keinginan ku.

Untuk blog nya aku sudah membuat planning dan sudah menyiapkan judul juga poin-poin yang akan aku tulis agar lebih mudah menulis nya. Soalnya kalau nggak di planning pasti aku akan gagal nge blog. Karena apa? tugas ku sekolah pasti akan terus ada. Jadi juga harus fokus sama sekolah juga.

Juga mulai dari sekarang aku harus memperbaiki perilaku ku yang mungkin kurang baik di tahun 2018. Jadi di awal tahun ini aku harus memulai nya agar lebih baik lagi.

Biarkan Mereka Yang Sering Mengomentarimu

Pasti setiap sesuatu yang kamu lakukan akan selalu di komentari oleh orang. Entah itu baik atau buruk yang kamu lakukan. Hal yang harus kamu lakukan pertama adalah introspeksi diri kamu. Apakah yang kamu lakukan itu baik atau buruk. Jika itu buruk wajar di komentari oleh orang. Jadi jangan di ulangi lagi. Dan jika itu perbuatan baik tapi masih di komentari, biarkan saja. Mungkin hidup mereka hampa jika tidak mengomentari orang lain. Padahal mungkin mereka sendiri akan marah jika selalu di komentari oleh orang.

Juga jangan pernah di masukkan dalam hati omongan mereka yang mengomentari mu. Anggaplah itu sebagai hiburan atau hanya sebuah angin yang berhembus. Jadi seketika masuk telinga kanan dan langsung keluar telinga kiri. Jadi jangan di masukkan ke dalam hati juga jangan di ingat-ingat.

Mungkin juga sebenarnya kehidupan mereka itu juga tak karu-karuan tetapi mereka tidak mengetahui itu. Mungkin orang lain lah yang kadang mengetahui kehidupan aslinya dia yang dia tidak tahu. Contoh nya gini, aku itu paling nggak suka di komentarin orang. Padahal yang aku lakukan juga baik dan aku juga happy-happy aja. Terus ada orang yang ketemu aku, dia itu komen-komen gini-gini ngurus-ngurus hidup aku gitu. Nyuruh aku harus gimana-gimana. Biasanya aku pasti kesal sama orang yang kayak gitu. Tapi waktu itu aku malah tak kesal sama sekali. Karena apa? karena aku tahu sebenarnya kehidupan nya lah yang tidak baik. Aku dikasih tahu orang bahwa sebenarnya ada sesuatu dengan rumah tangga nya. Tapi mungkin dia nggak tahu karena yang tahu malah suami nya. Karena yang suka ngomentarin hidup ku para ibu-ibu muda yang suka sok tahu. Maka dari itu aku mulai berfikir. Kenapa aku harus kesal sama dia, dia aja masalah nya lebih besar.

Cover Bukanlah Penentu


Pasti banyak kan orang yang suka menilai orang lain hanya dari cover nya. Cuma dilihat penampilan nya saja. Tanpa mengetahui lebih dalam apakah orang itu baik atau buruk. Padahal tidak selalu cover sama dengan aslinya. Bisa juga yang kelihatan nya baik eh ternyata malah buat pengaruh buruk buat kita. Jadi kalau mau berteman jangan cuma dilihat dari cover nya. Nggak jarang kok yang covernya bagus tapi ternyata munafik. Jadi jangan selalu menilai orang dari cover nya. 

Sebenarnya aku pun kadang juga begitu, aku juga menilai orang hanya dari cover nya saja. Dan aku sering tertipu, yang kelihatan nya baik ternyata malah memberiku pengaruh buruk. Dan yang kelihatan nya buruk ternyata aslinya malah baik.
Jadi aku dulu juga pernah kenal sama seseorang, kelihatannya dia itu anak baik-baik, juga sopan banget. Jadi aku berteman sama dia. Awalnya ia tetap kelihatan baik. Lama-kelamaan baru lah aku tahu ternyata dia nggak sebaik yang aku kira. Dia sering mengajak ku main sampai lupa waktu. Sampai aku dimarahin orangtua ku tapi tak ku hiraukan. Aku juga sering membohongi orangtua ku supaya aku bisa main sama dia. Aku juga menjadi sering keluar malam. Pokoknya aku menjadi mendapat pengaruh buruk dari dia. Waktu itu ia umurnya beda 3 tahun dari aku. Lebih tua dia sama aku. Iya sih dia jagain aku juga. Tapi aku yang dulunya polos menjadi agak nakal semenjak berteman sama dia. Tetapi orang-orang yang belum mengenalnya tetap lah menganggap dia anak yang baik karena penampilan nya yang baik.

Aku juga pernah punya teman yang kelihatan nya nakal padahal aslinya baik. Waktu berteman sama dia sebenarnya aku juga sedikit takut. Takut nya aku malah semakin nakal. Tetapi ternyata tidak. Ia memang kelihatan sperti anak nakal tetapi aslinya ia baik. Ia tidak memberiku pengaruh buruk sama sekali mungkin karena dia tahu umur ku yang waktu itu masih 14 tahun yang masih polos banget nggak seharus nya diberi pengaruh buruk. Jadi dia malah menjaga ku sudah seperti kakak ku sendiri.

Kalau menurut ku orang-orang berpenampilan baik terkadang hanya untuk pencitraan saja. Ia tidak mau dianggap buruk oleh orang-orang di sekitarnya yang belum begitu kenal dengan dia. Jadi mulai dari sekarang jangan lah menilai orang dari covernya.